HUT PIRA ke-15, dalam Penguatan TINDAKAN AFIRMASI DI PEMILU
Swarapita.com, Jakarta – PP PIRA, sayap Partai Gerindra, mengajak seluruh pengurus baik tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk hadir, baik secara luring maupun daring.

Pada kesempatan ini disampaikan bahwa, peran perempuan yang sudah demikian mudah di akses oleh seluruh masyarakat Indonesia, namun masih saja ditemukan masalah stuntting, tingginya angka kematian ibu, terbatasnya ketersediaan kesetaraan yang belum memadai hingga masih minimnya ketersediaan tenaga kesehatan, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Meski telah dilindungi oleh Undang Undang, sebagai cara negara melindungi warga negaranya, namun tidak dapat dipungkiri adanya kekerasan seksual terhadap perempuan, baik didomistik maupun dalam pergaulan. Hal ini di pertegas dengan pemberitaan yang dapat kita lihat di media televisi yang selalu lalu lalang, pemberitaan kekerasan tersebut setiap hari.

Sementara di posisi lain, kesempatan memperoleh upaya layak kerja, pencampaian kesempatan ke lapangan pekerja dan tingkat penggangguran serta tidak bekerja, banyak dialami oleh perempuan, sehingga tidak dapat dipungkiri adanya kesenjangan pendapatan antara laki – laki dan perempuan menjadi hal yang tidak terhindar.

PIRA, sebagai sayap Partai Gerindra, mengajak seluruh perempuan warga negara Indonesia, untuk bahu membahu, mengedepankan kebersamaan perempuan untuk memajukan ketahanan keluarga, melalui jejaringan perempuan.

Dengan uraian masalah – masalah tersebut, maka peran perempuan sangat di perlukan pada jajaran eksekutif, legislatif, serta yudikatif, agar terjadi perimbangan akses pencapaian kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.
ASA
Direktur Kajian Swarapita
